Tetap Sehat dan Cantik di Usia Lanjut
Jumat, 09 Oktober 2009 09:38
  Presentasi Para Dokter
 

Jakarta - Menjalani aktivitas, sama sibuknya seperti ketika berusia muda ternyata menjadi kunci pepatah yang berbunyi "Hidup dimulai di usia 40". Sebab dengan tetap aktif bergaul dan berorganisasi maka semangat hidup seorang perempuan yang memasuki masa menopause bisa tetap bergairah. Demikian disampaikan Dr.Subagio Purwanto, SpOG, ahli ginekologi dari Rumah Sakit Husada.
Dalam seminar bertajuk "Sehat Energik dan Awet Muda Sampai Usia Lanjut" di RS Husada, Jakarta, akhir pekan silam, diadakan dalam rangka memperingati ulang tahun RS Husada ke-80, dikupas tuntas bagaimana kaum perempuan maupun lelaki bisa mempersiapkan diri menghadapi usia lanjut yang penuh dengan berbagai gangguan kesehatan.
"Walau sudah menginjak usia di atas 40, sebaiknya jangan merasa rendah diri, pandanglah dunia ke depan. Di masa ini bisa tetap aktif berorganisasi, mengembangkan hobi atau mendalami agama," ujar Subagio dalam presentasinya.

Kesehatan Kulit
Selain membahas mengenai masa menopause, seminar yang diperuntukan bagi awam, khususnya kaum perempuan, dibahas pula bagaimana mempertahankan keindahan kulit sampai usia lanjut. Sesi ini disampaikan oleh Dr. Maria Dwikarya, Sp KK yang mengusulkan agar berhati-hati memilih kosmetika sejak dini sehingga di masa usia lanjut kulit tetap terjaga dengan baik.
Maria menekankan selain sekadar kosmetika, diperlukan pula asupan gizi tambahan seperti protein, kalsium dan vitamin. Tentu saja semuanya juga diimbangi dengan diet rendah kalori agar otot tidak kendur serta olah raga seimbang.
Bagi mereka yang ingin memiliki kecantikan melalui jalan pintas dengan memanfaatkan teknologi medis yang ada, tersedia pula bedah plastik sebagai jalan alternatif. Namun untuk menjalani prosedur satu ini haruslah benar-benar ditangani oleh ahlinya, bukan sekadar salon kecantikan biasa. Dalam prosedur ini perlu dipersiapkan banyak hal seperti konsultasi lebih dulu dengan ahli medis terpercaya.
Menurut Dr. Lianawati Makmur, SpBP, selain tindakan operasi ada pula alternatif lain non-operasi seperti suntikan botox dan filler. Botox bekerja merelaksasi otot-otot muka setempat sehingga kerutan berkurang. Hasilnya tidak permanen, hanya bertahan 3-5 bulan sehingga suntikan harus dilakukan kembali. Sedangkan suntikan filler bertujuan mengisi lekukan, lipatan dan kerutan muka.
Di samping gangguan yang bersifat fisik, ada pula gangguan kesehatan mental di usia lanjut. Inilah yang dibahas oleh Dr. Maria Inggrid SpS yang menjelaskan apa saja yang dapat menyebabkan menurunnya daya ingat seseorang dan usaha memperbaikinya.
"Menjadi tua tidak dapat dihindari, tapi pada saat ini banyak kelainan dan penyakit yang terjadi pada proses menua dapat diantisipasi dan dicegah sejak dini. Hal ini berhubungan dengan berbagai riset kemajuan di bidang kesehatan seperti alat-alat diagnostik, terapi dan sebagainya," ujar Dr. Yeo Hans Cahyadi, PhD, SpJP, direktur utama RS Husada dalam sambutannya.
(SH/merry magdalena)

Copyright © Sinar Harapan 2003
Sumber: http://www.sinarharapan.co.id/iptek/kesehatan/2004/1008/kes2.html

Terakhir Diperbaharui ( Kamis, 22 Oktober 2009 16:30 )