Ingin tetap tampil Tegap & Kuat, di usia Senja ?
APAKAH TULANG ITU ?
Merupakan Penunjang utama aktivitas fisik. Susunan utamanya mengandung kalsium fosfor dan protein (Kolagen).
Semakin bertambah tua, tulang akan tetap keras dan kuat. Tetapi bertambahnya Usia, nutrisi untuk tulang tidak dihiraukan, lambat laun massa tulang akan menipis hingga beresiko Osteoporosis.
APA ITU OSTEOPOROSIS ?
Keadaan penurunan MassaTulang secara Progresif dan “Silent disease”. Sehingga seringkali penderita tak menyadari bahwa dirinya mengalami keropos tulang.
Benturan pada Osteoporosis dapat menyebabkan patah tulang yang parah, terutama pada tulang rusuk, panggul dan pergelangan tangan.
Berdasarkan data Departemen Kesehatan RI, seiring bertambahnya usia harapan hidup masyarakat Indonesia yang meningkat dari 64,71 di tahun 1995 - 2000, menjadi 67,68 di tahun 2000 - 2005, clan populasi penduduk lanjut usia mencapai 18,4 juta di 2005, 19,7% dari populasi tersebut menderita osteoporosis.
APA TANDA-GEJALA OSTEOPOROSIS ?
Kemunculannya tidak disertai dengan gejala.
Kadangkala OSTEOPOROSIS disertai :
• Patah tulang tiba-tiba ( trauma ringan/tanpa trauma)
• Rasa nyeri yang hebat (tidak dapat melakukan pergerakan)
• Tinggi badan berkurang dan bongkok
OSTEOPOROSIS rentan terhadap :
Umumnya banyak dialami wanita, tetapi laki-laki juga bisa .
OSTEOPOROSIS RENTAN pada kondisi :
1. Wanita abnormal siklus haid
2. Rangka tulang yang kecil dan tipis
3. Dewasa, bila memiliki riwayat keluarga Osteoporosis,
4. Wanita masa postmenopouse/setelah menopause
5. Malnutrisi yang berlebihan
6. Kurang Kalsium (vitamin D)
7. Kurang olahraga.
8. Perokok
9. Konsumsi kafein /alcohol berlebihan
10. Menjalani pengobatan menggunakan steroid,
11. Karena faktor penuaan
PENGOBATAN dan PENCEGAHAN OSTEOPOROSIS :
1. Rajin berolah raga (teratur)
2. Upayakan berat tubuh yang ideal
3. Nutrisi tulang (cukup Kalsium/ vitamin D)
4. Hilangkan kebiasaan merokok dan konsumsi alcohol
5. Berjemur ± 15 menit di bawah sinar matahari pagi hari
6. Upayakan menghindari cedera (khususnyajatuh)
7. Upaya pengobatan hormon pengganti estrogen pada wanita menopause serta obat-obatan (aledronate, etidronate/ kalsitonin = obat akan mengurangi proses penipisan tulang )
BAGAIMANA TAHU OSTEOPOROSIS ?
Melakukan Tes kepadatan tulang (BONE MINERAL DENSITOMETRY) dengan mempergunakan BONE DENSITOMETRY.
APA ITU BONE MINERAL DENSITOMETRY ?
Pemeriksaan radiologi menggunakan mesin dual energy photon absorptiometer/ DEXA (Dual Energy X-ray Absorptiometry) untuk mendeteksi tahapan awal Osteoporosis , sebelum adanya gejala.
SIAPA YANG PERLU ?
Normalnya tidak direkomendasikan sampai wanita menopause.
Rekomendasi The National Osteoporosis Foundation :
· Semua wanita berusis diatas 65 tahun
· Wanita mengalami menopause dini
· Wanita telah mengalami menopause
· Wanita pernah mengalami patah tulang
· Wanita kekurangan hormon esterogen
· Semua orang yang memiliki tulang belakang abnormal
· Setiap orang yang melakukan/ berencana untuk melakukan terapi Glukokortikoid (terapi mengandung steroid ) dalam jangka panjang.
· Semua orang yang memiliki penyakit hipertiroid
NB : Wanita hamil tidak boleh dilakukan BMD
BAGAIMANA PERSIAPAN dari BMD ?
· Melepas semua barang yang mengandung metal/ logam
· Menggunakan pakaian yang sudah disediakan oleh Rumah Sakit Husada
· Hubungi bagian Radiologi untuk memastikan waktu pemeriksaan yang fix
· Arrive 10 minutes prior to your scheduled appointment time to register and complete a medical history form for your test.
· Posisi peserta telentang di atas tempat tidur, bernapas normal dan istirahat dengan nyaman
· Pemeriksaan BMD dilakukan sekitar 5 (lima) menit