• Home
  • Promo & Kegiatan
  • Kegiatan

Simposium Medis 28 Februari 2015

 POSTER SIMPOSIUM
Simposium Medis dalam rangka HUT ke 90 RS Husada

Dalam rangka HUT Perkumpulan dan RS Husada ke 90, kami ingin mengupdate perkembangan ilmu kedokteran kepada para klinisi melalui simposium medis tahunan. Topik yang dipilih berdasarkan trend medis terkini dan dibawakan oleh para pembicara yang berpengalaman dibidangnya. 

 

Simposium Medis dilaksanakan; Sabtu 28 Febuari 2015 dengan topik "New Issues in Daily Medical Practice" bertempat di Auditorium Sasana Adiwarna Lt. X, RS Husada.  Susunan Acara sbb:

 Sessi I Moderator : dr Bambang Suwirjo, SpPD
08.30-08.55The role of kidney in glucose homeostasis in Type 2 DM: a victim or target ? Clinical implication and therapeutic significance through sodium glucose co-transporter 2 inhibitor (SGLT21) oleh Prof.Dr.dr Sidartawan Soegondo, SpPD.KEMD, FACE
08.55 - 09.20Incretin based type-2 diabetes management focus on GLP-1 Analog oleh Dr. Aris Wibudi, SpPD, KEMD
09.20-09.45Are all DPP IV inhibitor the same ?
oleh
Dr. Johanes Purwoto, SpPD,KEMD
08.45-10.00 Diskusi dan Tanya Jawab
10.00-10.30Coffee Break
 Sessi II Moderator : dr Frieda Hartono, SpA
10.30 -10.55The role of oral nystatin in preventing fungal sepsis among very low birth weight preterm infants, oleh dr Lili Runjan, SpA (K)
10.55-11.20What is new from sepsis in children ? oleh dr Novik Budiwardhana, SpA
11.20-11.45NEC can probiotic prevent necrotizing enterocolitis (NEC) in preterm baby ? oleh dr Johnny Nurman, SpA, FSPCCMP
11.45-12.00Diskusi dan Tanya Jawab
12.00-13.00ISHOMA
 Sessi III Moderator : dr Simon Salim, SpPD,M.Kes, AIFO, FINASIM, FACP
13.00 -13.25What is current guideline for NSTEMI? Oleh dr Winarto, SpJP, FIHA
13.25-13.50Can new anticoagulant work on nonvalvular AF ? Oleh dr Yeo Hans Cahyadi, SpJP,FIHA, FESC
13.50-14.15What is the importance of controlled heart rate in heart failure? Oleh dr Dolly Kaunang, SpJP, FIHA
14.15-14.30Diskusi dan Tanya Jawab
 Sessi IV Moderator dr Andy Dotulong, SpPD
14.30-14.55What have we learned from JNC 8? Oleh dr Rita Naya, SpPD
14.55-15.20Is statin still a best choice for hypecholesterolemia? Oleh dr Tedhy Djaja Ateng, SpPD, FINASIM
15.20-15.45How to control the progressiveness of CKD? Oleh dr Med salim Lim, SpPD KGH, FAMS, FASN
15.45-16.00Diskusi dan Tanya Jawab
 DOOR PRIZE

Pendaftaran

Waktu pendaftaran : 1 - 20 Febuari 2015

Penyuluhan Kesehatan Januari - Maret 2014

Tim Promosi Kesehatan RS HUSADA, setiap bulan mengadakan penyuluhan kesehatan kepada pasien dan pengunjung Poliklinik Unit Rawat Jalan (URJ).  Guna memberikan edukasi dan pengetahuan tentang berbagai penyakit, cara pencegahan dan penanganannya. Kegiatan penyuluhan ini tanpa dikenakan biaya. 

Bulan Januari 2014

Penyuluhan Penanganan Kaki Diabetes dengan Balloning dan Stent

Pembicara :  dr R.W. Kartika, Sp BTKV, FPCC

Hari/Tanggal :  Selasa, 28 Januari 2014

Waktu:  Pk. 08:00 - Pk. 09:00 

Tempat :  Ruang Tunggu Poliklinik URJ

 Ringkasan Materi

Kaki diabetik menyebabkan sumbatan pada pembuluh darah yang menyuplai darah ke kaki. Karenanya, penanganan kaki diabetik meliputi upaya membuka sumbatan itu. Hal itu bisa dilakukan dengan metode ballooning atau mengembangkan pembuluh yang tersumbat dengan balon khusus seperti layaknya pada operasi membuka sumbatan pembuluh darah jantung. Jika pembuluh tersebut dirasa tidak cukup kuat setelah ballooning, akan dilakukan pemasangan ring untuk memperlancar aliran darah.“Sirkulasi darah yang buruk jelas akan semakin memperparah luka yang ada. Dengan tindakan balloning maka salah satu masalah yang menghambat proses penyembuhan luka pada kaki diabetis dapat diperbaiki. Bila aliran darah sudah mulai lancar, luka basah pada diabetesganggreneakan mengering dan tertutup.Disarankan penyandang diabetes yang mengalami luka pada kaki untuk segera membersihkan luka menggunakan air steril, lalu membubuhkan obat luka sebagai tindakan pencegahan sebelum observasi lebih lanjut. "Kalau lukanya kering berarti ringan. Tapi kalau tidak,sebaiknya langsung ke dokter

Bulan Febuari 2014

Penyuluhan Kesehatan Tanda Bahaya Kehamilan dan Nifas

Pembicara : Dewa Ayu Gede Enik Sintawati, Amd.Keb

Hari/Tanggal :  Rabu, 26 Febuari 2014

Waktu:  Pk. 08:00 - Pk. 09:00 

Tempat :  Ruang Tunggu Poliklinik URJ

 Ringkasan Kegiatan

Tim Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PROMKES) pada hari Rabu, 26 Februari 2014 mengadakan kegiatan penyuluhan kesehatan tentang tanda kehamilan dan nifas di ruang tunggu Unit Rawat Jalan. Pembicara adalah Bidan Dewa Ayu Gede Enik Sintawati, Amd.Keb.

Pembicara bidan Ayu menjelaskan tanda-tanda bahaya kehamilan apa saja?. Menerangkan cara dan langkah apa saja menghadapi bila terjadi tanda-tanda bahaya kehamilan.

Penyuluhan kesehatan kepada masyarakat ini secara rutin dilaksanakan untuk memberikan pengetahuan tentang kesehatan yang ditujukan untuk masyarakat sekitar rumah sakit/

Bulan Maret 2014

Penyuluhan Kesehatan Bisakah TBC Sembuh?  PASTI BISA

Pembicara :  dr Dwijani Embran, Sp.P

 Hari/Tanggal :  Senin, 24 Maret 2014

 Waktu:  Pk. 08:00 - Pk. 09:00 

 Tempat :  Ruang Tunggu Poliklinik URJ

 Ringkasan Kegiatan

Senin, 24 Maret 2014 telah dilaksanakan penyuluhan kesehatan untuk masyarakat sekitar rumah sakit. Topik PROMKES kali ini adalah “Apakah TBC bisa sembuh?Pasti bisa”dengan pembicara dr. Dwijani Embran,SpP.

dr. Dwijani menjelaskan cara untuk mengetahui seseorang   terkena TB adalah dengan pemeriksaan dahak secara mikroskopis sebanyak 3 kali. Pemeriksan ini dapat dilakukan di Pukesmas maupun Rumah Sakit. Pengobatan TB mempunyai prinsip dasar yaitu: kombinasi obat, pengobatan minimal 6 bulan dan pemberian dosis tunggal.

TB termasuk penyakit yang menular sehingga penting untuk diperhatikan. Penularan TB terjadi dari TB aktif yaitu dari orang dewasa ke dewasa atau dari orang dewasa ke anak-anak, dapat melalui kontak langsung (terkena batuk) dengan penderita TB atau pun melalui dahak yang dibuang sembarangan. Penularan TB harus dicegah dengan: minum obat teratur, menutup mulut ketika batuk, membuang dahak pada tempat yang tepat, membuat rumah dengan ventilasi udara yang baik. Penderita TB harus selalu menutup hidung dan mulut dengan tisu atau sapu tangan ketika batuk atau bersin.

Penderita TB tidak boleh membuang dahak sembarangan untuk itu penderita TB harus mengetahui cara berdahak yang benar.

Cara membuang dahak yang benar adalah:

-Mengeluarkan dahak dilakukan ditempat yang terbuka dan mendapat sinar matahari

-Jangan buang dahak di kamar mandi.

Penyuluhan Kesehatan April - Juni 2014

Bulan April 2014

Pencegahan dan Pengendalian Infeksi untuk Pengunjung

Pembicara :  Indah Susanti, Amd.Kep

Hari/Tanggal :  Selasa, 15 April 2014

Waktu:  Pk. 08:00 - Pk. 09:00 

Tempat :  Ruang Tunggu Poliklinik URJ

Cara mencuci tangan yang benar dengan air mengalir : 

1. Basuh tangan dengan air mengalir

2. Tuangkan sabun cuci tangan (lebih diutamakan yang cair daripada sabun batangan)

3. Ratakan kedua tangan pada telapak

4. Gosok bagian punggung tangan dan sela-sela jari kiri (posisi telapak tangan kanan diatas punggung tangan kiri dan lakukan sebaiknya)

5. Gosok bagian telapak tangan dan sela sela jari

6.Gosok punggung jari tangan dengan cara ujung jari saling mengunci

7.Gosok ibu jari kiri dengan cara memutar oleh telapak tangan kanan, lakukan sebaliknya secara bergantian

8. Gosok ujung jari tangan kanan pada telapak kita dengan cara memutar searah jarum jam dan lakukan sebaliknya

9. Basuh dengan air mengalir (lakukan langkah 2-7) dibawah air mengalir

10. Keringkan dengan satu lembar tissue

11. Gunakan tissue untuk menutup kran air

12.  Tangan aman dan terlindungi

Bulan Mei 2014

Penanganan KATARAK

Pembicara : dr Liliani Wahyu, SpM

Hari/Tanggal :  Kamis, 22 Mei 2014

Waktu:  Pk. 08:00 - Pk. 09:00 

Tempat :  Ruang Tunggu Poliklinik URJ

Ringkasan: 

Promosi kesehatan tentang penanganan katarak sudah dilaksanakan tanggal 22 Mei 2014 di ruang Unit Rawat Jalan dengan pembicara dr. Liliani Wahyu, SpM. Penyakit katarak terjadi 90%, disebabkan sinar ultra violet dengan intensitas yang tinggi dan sisebabkan oleh diabetes. Penyakit katarak adalah penyakit terjadinya kerusakan pada lensa mata dengan gejala penglihatan berkabut dan silau apabila terkena sinar matahari. Penanganannya adalah dengan operasi penggantian lensa yang rusak, operasi katarak dilakukan bilamana telah mengganggu pekerjaan sehari-hari dan jarak pandang 3 meter. Operasi ada dua macam dengan operasi biasa dan dengan laser.

Bulan Juni 2014

Pencegahan Demam Berdarah (DBD)

Pembicara :  dr Sendy Tjahya

Hari/Tanggal :  Rabu, 18 Juni 2014

Waktu:  Pk. 08:00 - Pk. 09:00 

Tempat :  Ruang Tunggu Poliklinik URJ

Ringkasan: 

Promosi kesehatan bulan Juni 2014 membahas tentang demam berdarah di ruang tunggu Unit Rawat Jalan dengan pembicara dr. Sendy. Penyakit demam berdarah atau demam dengue (disingkat dengan DBD) adalah infeksi yang disebabkan oleh virus dengue.

 

Nyamuk atau beberapa jenis nyamuk menularkan (atau menyebarkan) virus dengue. Gejala DBD adalah panas 3-7 hari, lemah dan lesu, nyeri ulu hati, bintik-bintik merah pada kulit, mimisan, muntah mencret apa bila sudah parah akan gelisah dan kaki dingin, Hasil laboratorium hematokrit akan naik dan trombosit akan menurun. Fase demam berdarah adalah 3 hari pertama panas dan 4-5 hari panas akan turun akan tetapi bukan sembuh tetapi malah masuk fase kritis pada tahapan ini perlu dirawat, hari 6-7 fase penyembuhan.

 

Penularan DBD melalui nyamuk aedes yang telah menggigit orang yang terkena DBD menularkan ke orang yang sehat melalui gigitan berikutnya. Nyamuk jenis ini hidup di tempat yang gelab dan lembab. Tidak ada terapi pengobatan yang spesifik terhadap DBD hanya berupa pemberian cairan dan simptomatis (gejalanya yang timbul diobati misal panas diberikan anti panas, mual diberikan anti mual). Sampai saat ini belum ada vaksin yang dapat mencegah seseorang terkena virus dengue baru ditingkat penelitian dan belum diluncurkan kemasyarakat. Pencegahan dilingkungan dengan melakukan 3 M plus (menguras, mengubur, menutup dan menghindari gigitan nyamuk) biologis dengan memelihara ikan pemakan jentik, kimiawi dengan menabur abate atau pengasapan, sosial dengan mengadakan penyuluhan tentang DBD, kerjabakti untuk membasmi sarang-sarang nyamuk.

Bulan Agustus 2014

TYPHOID FEVER (Demam Tifus)

Pembicara :  dr Vincent Suryo Prabowo

 Hari/Tanggal :  Jumat, 15 Agustus 2014

 Waktu:  Pk. 08:00 - Pk. 09:00 

 Tempat :  Ruang Tunggu Poliklinik URJ

The Best United Kingdom Bookmaker Ladbrokes Promo Code website review