• Home
  • Promo & Kegiatan
  • Tips Kesehatan

TETAP SEHAT SAAT PUASA RAMADAN DENGAN GIZI SEIMBANG

Oleh: dr.Imelda Wiradarma, M.Gizi, SpGK 

WhatsApp Image 2018-05-14 at 8.09.30 AM 
 dr.Imelda Wiradarma, M.Gizi, SpGK 

Puasa di bulan ramadan memberikan efek baik bagi kesehatan. Makanan saat sahur dan berbuka tidak perlu berlebihan, namun tetap harus memenuhi kebutuhan tubuh selama menjalankan ibadah puasa, sehingga kesehatan tetap terjaga dan aktivitas tetap normal. Masalah kesehatan dapat timbul jika asupan makanan berlebih dan tidak seimbang, disertai kurangnya waktu istirahat.

Berpuasa selama 12-14 jam sehari dapat menyebabkan pusing dan lemas, serta penurunan laju metabolisme untuk mempertahankan cadangan energi dan kalori.

Perubahan metabolisme tubuh selama puasa

Selama puasa, terjadi perubahan metabolisme energi. Tubuh memasuki periode puasa 8 jam setelah makan terakhir. Dalam kondisi normal, cadangan glukosa tubuh yang disimpan di hati dan otot telah habis digunakan sebagai sumber energi, sehingga cadangan lemak dipecah dan digunakan sebagai sumber energi. Jika puasa berkepanjangan hingga berhari-hari/ minggu, tubuh akan mengalami periode starvasi, dimana cadangan protein tubuh juga digunakan sebagai sumber energi. Namun pada puasa ramadan (dari subuh hingga matahari tenggelam) tidak terjadi periode ini karena adanya buka puasa saat maghrib, sehingga sumber energi segera terisi ulang.

Penggunaan lemak sebagai sumber energi menggantikan glukosa dapat menyebabkan penurunan berat badan dan memperbaiki kadar kolesterol. Penurunan berat badan pada pasien diabetes dapat memperbaiki kadar gula darah dan menurunkan tekanan darah.

Continue Reading

PSIKOLOGI DAN HIPNOTERAPI

PSIKOLOGI DAN HIPNOTERAPI

Dra. Herjani Budiman, Psi, C.Ht

 

Hipnoterapi

Hipnoterapi merupakan cara termudah dan tercepat untuk mengubah mind set seseorang. Hipnoterapi menggunakan pikiran bawah sadar untuk menyelesaikan masalah emosional yang tersimpan didalamnya yang merupakan mental block. Mental block ini dapat menghambat kebahagiaan dan kesuksesan seseorang juga dapat menimbulkan gejala sakit fisik. Pikiran bawah sadar mengontrol hidup kita 88% karena itu pikiran bawah sadar dapat digunakan untuk mengatasi hal-hal seperti kebiasaan buruk, adiksi (menghilangkan kecanduan rokok, miras, obat-obatan, gadget), penyakit fisik akibat dari stres, cemas depresi, sulit tidur, menghilangkan phobia, memperbaiki komunikasi yang kurang harmonis. Meningkatkan kepercayaan diri, konsentrasi belajar, mengatasi takut gagal ujian dan lain sebagainya.

Psikologi

Banyak masalah emosional dan konflik dalam diri seseorang yang tidak terselesaikan dapat menimbulkan kecemasan, ketegangan mental dan depresi. Perasaan-perasaan ini merupakan faktor psikologik yang ikut berperan bagi tercetusnya berbagai penyakit fisik psikosomatik, anorexia, OCD (pikiran dan tingkah laku berulang-ulang yang sulit dikendalikan oleh penderitanya), prestasi kerja dan belajar menjadi kurang produktif. Anak yang berperilaku kasar, mudah marah, menentang orang tua dan guru, hal ini dapat dicari akar permasalahannya dan diselesaikan dengan baik. Anak yang mengalami kesulitan belajar dapat diketahui dengan dilakukan tes intelligensi. Problem pada remaja, orang dewasa (pekerjaan, ketidak harmonisan rumah tangga). Tes kepribadian untuk evaluasi dan memperbaiki diri. Gangguan perilaku dan problem emosional lainnya yang dapat diselesaikan dengan psikoterapi.

Rumah Sakit Husada

Jl. Raya Mangga Besar No. 137-139

Jakarta - Pusat (10730)

Telp 021. 6260108 ext 8200-8252

PSIKOLOGI DAN HIPNOTERAPI

PSIKOLOGI DAN HIPNOTERAPI

Dra. Herjani Budiman, Psi, C.Ht

 

Hipnoterapi

 

Hipnoterapi merupakan cara termudah dan tercepat untuk mengubah mind set seseorang. Hipnoterapi menggunakan pikiran bawah sadar untuk menyelesaikan masalah emosional yang tersimpan didalamnya yang merupakan mental block. Mental block ini dapat menghambat kebahagiaan dan kesuksesan seseorang juga dapat menimbulkan gejala sakit fisik. Pikiran bawah sadar mengontrol hidup kita 88% karena itu pikiran bawah sadar dapat digunakan untuk mengatasi hal-hal seperti kebiasaan buruk, adiksi (menghilangkan kecanduan rokok, miras, obat-obatan, gadget), penyakit fisik akibat dari stres, cemas depresi, sulit tidur, menghilangkan phobia, memperbaiki komunikasi yang kurang harmonis. Meningkatkan kepercayaan diri, konsentrasi belajar, mengatasi takut gagal ujian dan lain sebagainya.

 

Psikologi

 

Banyak masalah emosional dan konflik dalam diri seseorang yang tidak terselesaikan dapat menimbulkan kecemasan, ketegangan mental dan depresi. Perasaan-perasaan ini merupakan faktor psikologik yang ikut berperan bagi tercetusnya berbagai penyakit fisik psikosomatik, anorexia, OCD (pikiran dan tingkah laku berulang-ulang yang sulit dikendalikan oleh penderitanya), prestasi kerja dan belajar menjadi kurang produktif. Anak yang berperilaku kasar, mudah marah, menentang orang tua dan guru, hal ini dapat dicari akar permasalahannya dan diselesaikan dengan baik. Anak yang mengalami kesulitan belajar dapat diketahui dengan dilakukan tes intelligensi. Problem pada remaja, orang dewasa (pekerjaan, ketidak harmonisan rumah tangga). Tes kepribadian untuk evaluasi dan memperbaiki diri. Gangguan perilaku dan problem emosional lainnya yang dapat diselesaikan dengan psikoterapi.

 

 

DIABETES

DIABETES

   Prof. DR. dr. Sidartawan Soegondo, SpPD, KEMD, FACE

Setiap orang mungkin akan terkejut dan khawatir ketika dinyatakan oleh dokter menderita penyakit "DIABETES" atau "kencing manis". Langsung akan terbayang harus berobat seumur hidup karena khawatir suatu saat akan mengalami komplikasi-komlikasi antara lain mata menjadi buta, harus melakukan cuci darah, tidak dapat ereksi (disfungsi ereksi), kaki harus di amputasi, mengalami stroke atau bahkan cacat seumur hidupnya. Kekuatiran ini mungkin disebabkan karena pengetahuan bahwa penyakit diabetes tidak dapat disembuhkan.

Apa yang dikhawatirkan dapat saja menjadi kenyataan bila tidak merubah gaya hidup dan tidak menjalankan perawatan secara baik dan teratur. Namun seorang penderita diabetes tidak perlu khawatir meski ia menderita penyakit ini, yang semakin meningkat jumlah penderitanya di dunia.

Banyak orang yang masih beranggapan penyakit diabetes merupakan penyakit yang menyerang orang tua dan orang mampu atau berkecukupan saja. Padahal pada kenyataannya setiap orang dapat mengidap penyakit diabetes, baik tua maupun muda.

Menurut Prof. DR. dr. Sidartawan Soegondo, SpPD, KEMD, FACE dokter ahli dalam bidang penyakit diabetes bahwa: diabetes adalah suatu kondisi dimana tubuh tidak dapat membuat cukup insulin dan atau tidak dapat menggunakan insulin dengan benar. Insulin berfungsi untuk mengubah gula atau glukosa darah menjadi energi.

Dalam perawatan penyakit diabetes, tujuan utamanya adalah menjaga agar kadar gula darah senormal mungkin, tidak boleh terlalu tinggi atau terlalu rendah. Dengan demikian akan dapat diminimalkan, dicegah atau ditunda terjadinya komplikasi yang disebabkan oleh diabetes, tambahnya.

Prof. DR. dr. Sidartawan Soegondo, SpPD, KEMD, FACE juga mengatakan, untuk menjaga gula darah senormal mungkin para diabetisi (pengidap) harus merencanakan makanannya (jumlah,jenis dan jadwal) dan melakukan aktifitas fisik secara teratur.

Oleh karena itu anda harus berkonsultasi dengan dokter mengenai kondisi anda agar lebih banyak tahu tentang hal ini dan juga memiliki pengetahuan untuk pengobatannya. Dokter akan menjelaskan mengenai apa saja makanan yang anda perlukan, juga berapa banyak latihan yang anda harus lakukan setiap minggu.

Hidup dengan penyakit diabetes dapat menjadi sulit pada awalnya, tetapi dengan disiplin dan kemauan yang tinggi serta gaya hidup sehat, anda akan terbiasa. Ini adalah gaya hidup yang baru untuk melanjutkan hidup dengan sehat dan normal, ujar Prof. DR. dr. Sidartawan Soegondo, SpPD, KEMD, FACE.

EPILEPSI

drTYuwono 
 Dr. T. Yuwono, SpS

Hingga kini, Epilepsi masih menjadi “stigma” baik bagi pasien maupun keluarganya. Masih ada saja pertanyaan-pertanyaan mengenai hal tersebut.

Apakah epilepsi ini bisa menular?

Apakah bukan penyakit keturunan?

Untuk pertanyaan terakhir ini memang tidak bisa disalahkan, karena faktor keturunan memang merupakan salah satu penyebab, meskipun hanya 2-4% saja. Dengan kata lain, penyebab”didapat/acquired” jauh lebih banyak daripada faktor keturunan.

Continue Reading

The Best United Kingdom Bookmaker Ladbrokes Promo Code website review