• Home
  • Promo & Kegiatan
  • Tips Kesehatan

PSIKOLOGI DAN HIPNOTERAPI

PSIKOLOGI DAN HIPNOTERAPI

Dra. Herjani Budiman, Psi, C.Ht

 

Hipnoterapi

Hipnoterapi merupakan cara termudah dan tercepat untuk mengubah mind set seseorang. Hipnoterapi menggunakan pikiran bawah sadar untuk menyelesaikan masalah emosional yang tersimpan didalamnya yang merupakan mental block. Mental block ini dapat menghambat kebahagiaan dan kesuksesan seseorang juga dapat menimbulkan gejala sakit fisik. Pikiran bawah sadar mengontrol hidup kita 88% karena itu pikiran bawah sadar dapat digunakan untuk mengatasi hal-hal seperti kebiasaan buruk, adiksi (menghilangkan kecanduan rokok, miras, obat-obatan, gadget), penyakit fisik akibat dari stres, cemas depresi, sulit tidur, menghilangkan phobia, memperbaiki komunikasi yang kurang harmonis. Meningkatkan kepercayaan diri, konsentrasi belajar, mengatasi takut gagal ujian dan lain sebagainya.

Psikologi

Banyak masalah emosional dan konflik dalam diri seseorang yang tidak terselesaikan dapat menimbulkan kecemasan, ketegangan mental dan depresi. Perasaan-perasaan ini merupakan faktor psikologik yang ikut berperan bagi tercetusnya berbagai penyakit fisik psikosomatik, anorexia, OCD (pikiran dan tingkah laku berulang-ulang yang sulit dikendalikan oleh penderitanya), prestasi kerja dan belajar menjadi kurang produktif. Anak yang berperilaku kasar, mudah marah, menentang orang tua dan guru, hal ini dapat dicari akar permasalahannya dan diselesaikan dengan baik. Anak yang mengalami kesulitan belajar dapat diketahui dengan dilakukan tes intelligensi. Problem pada remaja, orang dewasa (pekerjaan, ketidak harmonisan rumah tangga). Tes kepribadian untuk evaluasi dan memperbaiki diri. Gangguan perilaku dan problem emosional lainnya yang dapat diselesaikan dengan psikoterapi.

Rumah Sakit Husada

Jl. Raya Mangga Besar No. 137-139

Jakarta - Pusat (10730)

Telp 021. 6260108 ext 8200-8252

PSIKOLOGI DAN HIPNOTERAPI

PSIKOLOGI DAN HIPNOTERAPI

Dra. Herjani Budiman, Psi, C.Ht

 

Hipnoterapi

 

Hipnoterapi merupakan cara termudah dan tercepat untuk mengubah mind set seseorang. Hipnoterapi menggunakan pikiran bawah sadar untuk menyelesaikan masalah emosional yang tersimpan didalamnya yang merupakan mental block. Mental block ini dapat menghambat kebahagiaan dan kesuksesan seseorang juga dapat menimbulkan gejala sakit fisik. Pikiran bawah sadar mengontrol hidup kita 88% karena itu pikiran bawah sadar dapat digunakan untuk mengatasi hal-hal seperti kebiasaan buruk, adiksi (menghilangkan kecanduan rokok, miras, obat-obatan, gadget), penyakit fisik akibat dari stres, cemas depresi, sulit tidur, menghilangkan phobia, memperbaiki komunikasi yang kurang harmonis. Meningkatkan kepercayaan diri, konsentrasi belajar, mengatasi takut gagal ujian dan lain sebagainya.

 

Psikologi

 

Banyak masalah emosional dan konflik dalam diri seseorang yang tidak terselesaikan dapat menimbulkan kecemasan, ketegangan mental dan depresi. Perasaan-perasaan ini merupakan faktor psikologik yang ikut berperan bagi tercetusnya berbagai penyakit fisik psikosomatik, anorexia, OCD (pikiran dan tingkah laku berulang-ulang yang sulit dikendalikan oleh penderitanya), prestasi kerja dan belajar menjadi kurang produktif. Anak yang berperilaku kasar, mudah marah, menentang orang tua dan guru, hal ini dapat dicari akar permasalahannya dan diselesaikan dengan baik. Anak yang mengalami kesulitan belajar dapat diketahui dengan dilakukan tes intelligensi. Problem pada remaja, orang dewasa (pekerjaan, ketidak harmonisan rumah tangga). Tes kepribadian untuk evaluasi dan memperbaiki diri. Gangguan perilaku dan problem emosional lainnya yang dapat diselesaikan dengan psikoterapi.

 

 

DIABETES

DIABETES

   Prof. DR. dr. Sidartawan Soegondo, SpPD, KEMD, FACE

Setiap orang mungkin akan terkejut dan khawatir ketika dinyatakan oleh dokter menderita penyakit "DIABETES" atau "kencing manis". Langsung akan terbayang harus berobat seumur hidup karena khawatir suatu saat akan mengalami komplikasi-komlikasi antara lain mata menjadi buta, harus melakukan cuci darah, tidak dapat ereksi (disfungsi ereksi), kaki harus di amputasi, mengalami stroke atau bahkan cacat seumur hidupnya. Kekuatiran ini mungkin disebabkan karena pengetahuan bahwa penyakit diabetes tidak dapat disembuhkan.

Apa yang dikhawatirkan dapat saja menjadi kenyataan bila tidak merubah gaya hidup dan tidak menjalankan perawatan secara baik dan teratur. Namun seorang penderita diabetes tidak perlu khawatir meski ia menderita penyakit ini, yang semakin meningkat jumlah penderitanya di dunia.

Banyak orang yang masih beranggapan penyakit diabetes merupakan penyakit yang menyerang orang tua dan orang mampu atau berkecukupan saja. Padahal pada kenyataannya setiap orang dapat mengidap penyakit diabetes, baik tua maupun muda.

Menurut Prof. DR. dr. Sidartawan Soegondo, SpPD, KEMD, FACE dokter ahli dalam bidang penyakit diabetes bahwa: diabetes adalah suatu kondisi dimana tubuh tidak dapat membuat cukup insulin dan atau tidak dapat menggunakan insulin dengan benar. Insulin berfungsi untuk mengubah gula atau glukosa darah menjadi energi.

Dalam perawatan penyakit diabetes, tujuan utamanya adalah menjaga agar kadar gula darah senormal mungkin, tidak boleh terlalu tinggi atau terlalu rendah. Dengan demikian akan dapat diminimalkan, dicegah atau ditunda terjadinya komplikasi yang disebabkan oleh diabetes, tambahnya.

Prof. DR. dr. Sidartawan Soegondo, SpPD, KEMD, FACE juga mengatakan, untuk menjaga gula darah senormal mungkin para diabetisi (pengidap) harus merencanakan makanannya (jumlah,jenis dan jadwal) dan melakukan aktifitas fisik secara teratur.

Oleh karena itu anda harus berkonsultasi dengan dokter mengenai kondisi anda agar lebih banyak tahu tentang hal ini dan juga memiliki pengetahuan untuk pengobatannya. Dokter akan menjelaskan mengenai apa saja makanan yang anda perlukan, juga berapa banyak latihan yang anda harus lakukan setiap minggu.

Hidup dengan penyakit diabetes dapat menjadi sulit pada awalnya, tetapi dengan disiplin dan kemauan yang tinggi serta gaya hidup sehat, anda akan terbiasa. Ini adalah gaya hidup yang baru untuk melanjutkan hidup dengan sehat dan normal, ujar Prof. DR. dr. Sidartawan Soegondo, SpPD, KEMD, FACE.

EPILEPSI

drTYuwono 
 Dr. T. Yuwono, SpS

Hingga kini, Epilepsi masih menjadi “stigma” baik bagi pasien maupun keluarganya. Masih ada saja pertanyaan-pertanyaan mengenai hal tersebut.

Apakah epilepsi ini bisa menular?

Apakah bukan penyakit keturunan?

Untuk pertanyaan terakhir ini memang tidak bisa disalahkan, karena faktor keturunan memang merupakan salah satu penyebab, meskipun hanya 2-4% saja. Dengan kata lain, penyebab”didapat/acquired” jauh lebih banyak daripada faktor keturunan.

Continue Reading

Mengenal Cuci Darah (Hemodialisis)

drIndro 
 dr. Indro Chayadi Saleh

Saat mendengar istilah cuci darah, pasti hampir sebagian pembaca merasa gentar dan takut. Cuci darah atau hemodialisis menjadi sebuah momok negatif dalam masyarakat umum, dikarenakan adanya mitos bahwa cuci darah sama dengan meninggal, bila sudah menjalankan cuci darah maka akan dilakukan seumur hidup dan pasti meninggal. Pendapat ini tidak sepenuhnya benar, karena hemodialisis merupakan tindakan medis yang merupakan alat terapi untuk pasien penyakit ginjal dengan kondisi tertentu. Memang ada pasien yang membutuhkan seumur hidup dilakukan cuci darah namun ada juga yang hanya membutuhkan beberapa kali saja dan pasien akan kembali normal. Peluang perbaikan melalui hemodialisis tergantung dari tingkat keparahan penyakit pasien yang disebabkan karena keterlambatan pengobatan, oleh karena keengganan pasien dan keluarga pasien untuk dilakukan cuci darah segera. Namun harus diingat bahwa dari 1 juta orang dengan penyakit gagal ginjal terdapat 400 orang yang membutuhkan terapi cuci darah/hemodialisis.

Continue Reading

The Best United Kingdom Bookmaker Ladbrokes Promo Code website review